Inilah Alasannya, Kenapa Jalan Pulang Terasa Lebih Cepat

Kenapa Jalan Pulang Terasa Lebih Cepat? (Foto : Dok. Istimewa)
Kenapa Jalan Pulang Terasa Lebih Cepat? (Foto : Dok. Istimewa)

KONGKRIT.COM - Perjalanan pulang seringkali memberikan kita perasaan waktu yang lebih cepat dibandingkan saat pergi, meskipun jarak yang ditempuh sama.

Fenomena ini dikenal sebagai "Return Trip Effect," dan penelitian telah mencoba menjelaskan alasan di balik perasaan ini.

Mengapa Perjalanan Pulang Terasa Lebih Cepat?

1. Fokus Otak Saat Pergi

Saat berangkat, otak kita cenderung lebih fokus untuk mencerna rute dan obyek di sepanjang jalan.

Ini terutama terjadi ketika kita pergi ke tempat baru yang belum familiar.

Pada saat itu, persepsi otak terhadap waktu terasa lebih lama karena konsentrasi yang tinggi.

2. Keterbiasaan di Perjalanan Pulang

Sebaliknya, saat pulang, rute yang sudah dikenal membuat otak lebih santai karena tidak perlu bekerja keras untuk fokus.

Akibatnya, persepsi otak terhadap waktu menjadi lebih cepat.

3. Ekspektasi Waktu saat Pergi

Selama perjalanan pergi, seringkali kita memiliki ekspektasi waktu untuk tiba.

Namun, banyak hal di sepanjang jalan dapat membuat kita khawatir, memicu pengecekan waktu secara konstan, dan menciptakan efek psikologis bahwa perjalanan terasa lebih panjang.

4. Beban Psikologis saat Pergi

Perjalanan pulang sering dianggap lebih pendek karena kita tidak lagi terbebani oleh ekspektasi waktu untuk tiba.

Halaman :
Shares
Berita Terkait

Berita Lainnya

Index