Saksi AMIN, Faisal Basri Bongkar Data Impor 3 Juta Ton Beras di Sidang MK

×

Saksi AMIN, Faisal Basri Bongkar Data Impor 3 Juta Ton Beras di Sidang MK

Bagikan berita
Sanksi AMIN, Faisal Basri. (Foto: Alinea)
Sanksi AMIN, Faisal Basri. (Foto: Alinea)

KONGKRIT.COM - Saksi AMIN, Faisal Basri bongkar data impor 3 juta ton beras di Sidang MK, seolah mau kiamat!.

Mahkamah Konstitusi kembali menggelar sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum, Senin, 1 April 2024. Sidang kali Tim Hukum Anies-Muhaimin (AMIN) menghadirkan ekonom Faisal Basri sebagai saksi ahli.

Faisal Basri membuka data impor 3 juta ton beras seakan Indonesia segera mengalami kiamat. Bahkan kondisi itu menjadikan harga beras termahal di Indonesia.

Faisal menyebutkan, logikanya kalau 3 juta ton beras ini digelontorkan ke pasar tidak mungkin harga beras mencapai harga tertinggi sepanjang sejarah pada bulan Februari yang lalu.

"Jadi kita impor ini untuk apa kalau untuk tidak stabilisasi pangan. Tujuan impor kan karena pasokan di dalam negeri terbatas sehingga pasokan terbatas sehingga harga naik," katanya dilansir dari kanal YouTube MerdekaDotCom, Senin, 1 April 2024.

Oleh karena itu, kata Faisal, ada dislabisasi karena Indonesia tidak bisa menunggu panen sebelumnya diimpornya 3 juta ton padahal penurunan produksinya 600-an ribu ton.

"Apa yang ada di kepala mereka itu. Oh siapa tahu nanti dua periode ya masih bisa nih ada stok buat bagi-bagi beras sampai putaran," katanya.

Menurut faisal, ini penuh dengan siasat yang sudah keterlaluan, terlalu vulgar kemudian kelihatan pula bahwa masalah pangan di dunia kian mereda.

"Harga pangan secara keseluruhan turun mulai Desember dan mulai Januari harga beras di pasar internasional mulai turun tapi di Indonesia naik terus mencapai level tertinggi sepanjang sejarah," katanya.

Menurut catatan BPS ya untuk menyopankan harga supaya tidak Rp7.000 cakupan berasnya ditambah yang murah-murah sehingga menjadi Rp15.000 tapi itu tertinggi sepanjang sejarah.

Editor : RC 008
Sumber : YouTube MerdekaDotCom
Bagikan

Berita Terkait
Terkini