Diselimuti Abu Gunung Marapi, Zhafirah Selamat dengan Luka Bakar, Kini Mendapat Perawatan Medis

Pak Naro menggendong Zhafirah Zahrim Febrina untuk proses evakuasi ke kaki gunung Marapi. Foto: Capture YT Kompas TV
Pak Naro menggendong Zhafirah Zahrim Febrina untuk proses evakuasi ke kaki gunung Marapi. Foto: Capture YT Kompas TV

KONGKRIT.COM - Duka tragedi Gunung Marapi akan teringat jelas, sebuah rekaman menampilkan seorang pendaki perempuan yang terperangkap di tengah erupsi menjadi viral di berbagai platform media sosial.

Dalam video berdurasi 20 detik tersebut, seorang wanita berambut panjang tampak terselimuti abu erupsi, dengan tubuhnya terlihat berusaha menahan sesak napas.

Ketika video mendekati akhir, wanita tersebut terlihat berbicara, namun ucapan yang diungkapkannya tidak terdengar dengan jelas.

Abdul Malik, Kepala Basarnas Padang, mengonfirmasi bahwa wanita dalam video tersebut adalah Zhafirah Zahrim Febrina.

Zhafirah Zahrim Febrina seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Padang.

Video yang menjadi viral adalah pesan yang dikirim Zhafirah kepada ibunya, memberitahukan bahwa dia terjebak di Gunung Marapi.

Abdul Malik menyatakan, "Iya, dia adalah korban yang terperangkap di Gunung Marapi, tetapi berhasil dievakuasi." katanya, Senin 04 Desember 2023.

Zhafirah saat ini telah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padang Panjang untuk mendapatkan perawatan medis.

Dia mengalami luka bakar dan ditemukan dalam kondisi lemah.

Sebelumnya, Gunung Marapi di Sumatera Barat meletus pada pukul 14.53 WIB, Minggu (3/12/2023).

Halaman :
Shares
Berita Terkait

Berita Lainnya

Index