Wajib Tahu, Kata-kata Terlarang saat Survei KUR Bank BRI, Mandiri dan BNI

×

Wajib Tahu, Kata-kata Terlarang saat Survei KUR Bank BRI, Mandiri dan BNI

Bagikan berita
Ilustrasi Pinjaman KUR
Ilustrasi Pinjaman KUR

KONGKRIT.COM - Dalam artikel ini terdapat informasi tentang kata-kata terlarang yang tidak boleh diucapkan saat mantri dari Bank BRI, Mandiri, BNI maupun perusahaan pembiayaan lainnya melakukan survei.

Bagi kamu yang akan mengajukan pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) atau sedang menunggu proses survei dari pihak Bank harus mengetahui hal ini.

Karena, jika kamu mengungkapkan kata-kata ini, pihak Bank akan langsung tidak menyetujui pengajuan pinjaman KUR kamu dan kamu tidak bisa mengembangkan usahamu.

Dilansir dari chanel Youtube Evan Al Zaed, tahapan pertama yang akan kamu lalui saat akan mengajukan pinjaman KUR di Bank manapun adalah menyiapkan berkas persyaratan.

Kamu harus menyiapkan seluruh dokumen persyaratan yang diminta oleh pihak Bank seperti KTP, KK, Syrat Izin Usaha dan berkas lainnya terlebih dahulu.

Setelah seluruh dokumen tersebut kamu siapkan, selanjutnya kamu harus mengisi formulir pengajuan yang disiapkan oleh pihak Bank.

Nantinya, berkas dan formulir tersebut harus kamu serahkan kepada pihak Bank agar diproses dan dilanjutkan kepada tahapan selanjutnya.

Biasanya, berkas yang kamu ajukan kepada pihak Bank tersebut akan diserahkan kepada Kepala Cabang Bank bersangkutan untuk disetujui atau tidak.

Jika Kepala Cabang Bank tersebut menyetujui berkas tersebut, maka sehari setelah persetujuan pihak Bank akan menurunkan tim surveinya untuk melihat apakah kamu layak menerima pinjaman tersebut atau tidak.

Biasanya, tim survei yang akan ditrunkan tersebut adalah Kepala Cabang, Analis, marketing dan satu orang driver yang akan datang ke tempat usaha kamu.

Editor : RC 009
Bagikan

Berita Terkait
Terkini