Angka Laka Lantas di Tahun 2023 Mengalami Kenaikan, Ini Penjelasan Kapolres Tulungagung

×

Angka Laka Lantas di Tahun 2023 Mengalami Kenaikan, Ini Penjelasan Kapolres Tulungagung

Bagikan berita
Kapolres Tulungagung bersama Forkopimda memotong BB knalpot brong
Kapolres Tulungagung bersama Forkopimda memotong BB knalpot brong

KONGKRIT.COM - Jumlah kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Tulungagung pada tahun 2023 tercatat sebanyak 1.484 kejadian. Dibandingkan dengan jumlah kasus lakalantas pada tahun 2022 yang sebanyak 1.217 kejadian, maka tahun 2023 ini mengalami kenaikan yakni sebesar 21,94 %.

“Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, tahun ini memang mengalami peningkatan, hal ini dikarenakan karena kegiatan masyarakat cukup meningkat dan juga tata tertib berkendaranya memang perlu di tingkatkan kembali melalui sosialisasi sehingga masyarakat nantinya akan lebih berhati hati," terang Kapolres Tulungagung AKBP Teuku Arsya Khadafi saat memimpin press rilis akhir tahun di halaman Mapolres setempat, Jumat (29/12/2023).

Berdasarkan data pada tahun 2023 Kapolres menjelaskan, jumlah korban meninggal dunia akibat lakalantas sebanyak 143 orang, Luka Berat 5 orang, Luka Ringan 2.460 orang, Kerugian material : Rp. 1.387.700.000.

Untuk data Pelanggaran lalulintas di tahun 2023, Satlantas Polres Tulungagung yang bekerja sama dengan Pemerintah Daerah dalam penyelenggaraan ETLE cukup efektif yakni telah melakukan tilang sebanyak 25.129 pelanggaran yang terdiri dari tilang manual sebanyak 4.899 dan ETLE sebanyak 1.528, serta teguran sebanyak 18.702.

“Kami lebih mengedepankan terkait kegiatan yang sifatnya persuasive, diharapkan tindakan ini mengedukasi masyarakat tidak akan mengulangi,” imbuhnya.

Satlantas Polres Tulungagung di tahun 2023 ini juga telah mengamankan kendaraan berknalpot brong yaitu sebanyak 637 unit.

"Kendaraan yang berknalpot brong ini sangat mengganggu bagi masyarakat yang dilaluinya, faktor pengendara yang memacu melebihi kecepatan juga bisa memancing tindakan penganiayaan secara bersama sama.

“Knalpot brong dari hasil penindakan ini nantinya juga akan kami lakukan pemotongan yakni sebanyak 150 buah. Sebagian kenalpot brong juga sudah dijadikan patung sebagai pengingat. Nantinya perlu tingkatkan lagi terkait sosilisai agar masyarakat tidak lagi menggunakan kenalpot brong," tambahnya.

Sementara itu, untuk data gangguan kamtibmas lainnya Kapolres mengatakan ada sebanyak 167 kejadian. Dan pada tahun 2023 ini yang tertinggi adalah kejadian kebakaran di pemukiman yaitu sebanyak 41 kejadian dan orang mati mendadak sebanyak 40 orang.

“Tentunya hal ini juga menjadi perhatian kita karena pemukiman di Tulungagung jaraknya sangat berdekatan. Untuk itu perlu dilakukan edukasi terkait penggunaan listrik, kompor dan hal berbahaya lain yang dapat menimbulan kebakaran sehingga tidak ada lagi kejadian kebakaran,” sambungnya.

Editor : HN. Arya Rajo Sampono
Bagikan

Berita Terkait
Terkini