Di Sidang MK, Airlangga Beberkan Alasan Beri Bansos Tambahan Jelang Pemilu

×

Di Sidang MK, Airlangga Beberkan Alasan Beri Bansos Tambahan Jelang Pemilu

Bagikan berita
Menteri Perekonomia, AIrlangga Hartarto saat sidang MK, Jumat, 5 April 2024. (Foto: tvOneNews)
Menteri Perekonomia, AIrlangga Hartarto saat sidang MK, Jumat, 5 April 2024. (Foto: tvOneNews)

KONGKRIT.COM - Di Sidang Mahkamah Konstitusi (MK), Menteri Perekenomina Airlangga Hartarto membeberkan alasan berikan Bantuan Soail (Bansos) tambahan menjelang Pemilu 2024.

Hal itu diungkapkan Airlanggan saat mengahdiri sidang sengketa hasil pemilihan Presiden dan Wakil Presiden melansir dari kanal YouTube CNBC Indonesia, Jumat, 5 April 2024.

"Terjadi kenaikan harga beras dunia di mana harga beras Thailand itu mencapai 624 dolar per ton atau naik 28%. Beras Vietnam 614 dolar per ton itu naiknya 41,95%," katanya.

Airlanggan menyebutkan, kenaikan itu juga diikuti dengan larangan ekspor beras 6 negara di tahun 2023. Yakni, India Bangladesh, Rusia, UAI, Myanmar, dan Uganda melarang ekspor beras dan juga tiga negara dilanjutkan di tahun 2024. Yaitu, India, Bangladesh dan Rusia.\

Tak hanya itu, menurut Airlangga, El Nino berdampak juga terhadap peningkatan harga pangan terutama beras.

"Kita lihat dari data bahwa volatile food terus meningkat di bulan Juli hingga puncaknya Maret yang tercatat sebesar 10,33%. Beras mengkontribusi kepada inflasi di bulan Maret saja 0,74%," katanya.

Maka dari itu, kata AIrlanggan. pada periode Elnino tersebut produksi padi menurun, harga beras internasional meningkat, dan inflasi meningkat.

"Nah itulah salah satu pertimbangan ada bansos terkait dengan El Nino, dan juga bantuan pangan," katanya.

Airlangga menambahkan, dari berbagai latar di atas maka dibutuhkan bantuan sosial untuk menjaga daya beli masyarakat, dan ini adalah amanat konstitusi pasal 34 Undang-undang Dasar 1945.

"Di mana bansos untuk mengisi dan memitigasi peningkatan kemiskinan dan potensi perlambatan pertumbuhan ekonomi," katanya.

Editor : RC 008
Sumber : YouTube CNBC Indonesia
Bagikan

Berita Terkait
Terkini