Jangan Lakukan Top Up Pinjaman KUR di Bank BRI, Mandiri dan BNI, Ini Alasannya

×

Jangan Lakukan Top Up Pinjaman KUR di Bank BRI, Mandiri dan BNI, Ini Alasannya

Bagikan berita
Ilustrasi Top Up Pinjaman KUR
Ilustrasi Top Up Pinjaman KUR

KONGKRIT.COM - Jika pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) seorang nasabah sudah lunas atau sudah dilunasi, biasanya akan melakukan Top Up.

Pernyataan mengejutkan hadir dari Chanel Youtube Evan Al Zaed yang menyarankan nasabah pinjaman KUR agar tidak melakukan Top Up.

Hal tersebut tentunya bukan tanpa alasan, tentunya, narator di dalam video yang diunggah chanel tersebut memiliki alasan untuk memberikan pernyataan tersebut.

Dalam video itu disebutkan bahwa seorang nasabah lama KUR baik di Bank BRI, Mandiri, BNI maupun lembaga keuangan lainnya disarankan agar tidak melakukan Top Up.

Melainkan mengajukan pinjaman KUR baru dengan data baru seperti data istri, orang tua atau orang terdekat yang memiliki data bersih dan bisa digunakan.

Data bersih yang dimaksud di sini adalah data seseorang yang belum pernah mendapatkan pinjaman KUR, belum pernah mendapatkan pinjaman komersil dan bersih dari BI Checking atau SLIK OJK.

Kenapa begitu, karena narator menjelaskan bahwa untuk pengajuan Top Up KUR di tahun 2024 ini sangat ribet dan syaratnya juga terlalu banyak.

Tidak hanya itu, proses pengajuan Top Up pinjaman KUR pada tahun 2024 ini juga memakan waktu yang cukup lama, bahkan hingga menghabiskan waktu berbulan-bulan.

Meskipun sudah menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk menunggu, nantinya dari Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) sendiri langsung menolak data untuk melakukan Top Up.

Dia menyarankan agar nasabah yang sudah pernah mendapatkan pinjaman KUR agar mengajukan data lain atau bisa mengajukan pinjaman permodalan lainnya.

Editor : RC 009
Bagikan

Berita Terkait
Terkini