Anggota Polres Tulungagung Bantu Pertemukan Orang Tua Asal Banyuwangi dengan Anaknya yang Hilang Belasan Tahun

Aipda Oktafrian saat foto bersama dengan Sanusi yang didampingi oleh orang tua, keluarga, pihak Pemdes, BKTM dan pengurus Rumah Singgah.
Aipda Oktafrian saat foto bersama dengan Sanusi yang didampingi oleh orang tua, keluarga, pihak Pemdes, BKTM dan pengurus Rumah Singgah.

KONGKRIT.COM - Ungkapan kegembiraan dirasakan oleh pasangan suami istri Sahawi dan Poniyem warga asal Banyuwangi, Jawa Timur. Hal ini dikarenakan anak laki - lakinya yang sebelumnya sempat hilang hingga belasan tahun dapat ditemukan kembali berkat bantuan dari anggota Polres Tulungagung yakni Bhabinkambtibmas (BKTM) Polsek Gondang Aipda Oktafrian Widiantoro bersama Tim Rumah Singgah ODGJ dan Dinas Sosial.

Menurut Aipda Oktafrian, kejadian tersebut bermula pada tanggal 16 Oktober 2023 lalu di RT 5 RW 3 Dusun Kedung Manten Desa Aryojeding, Kecamatan Rejotangan, warga telah mendapati adanya seorang lelaki tanpa identitas alias Mr X dalam keadaan pingsan berada di pinggir kandang ayam.

Temuan tersebut kemudian diinformasikan ke Dinas Sosial dan dibawa ke Puskesmas yang selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Dr. Iskak Tulungagung.

Setelah mendapatkan perawatan di RSUD dr. Iskak kondisi Mr X akhirnya membaik dan pada tanggal 25 Oktober dibawa ke Dinas Sosial, namun saat itu masih belum ada kejelasan terkait identitas Mr X tersebut.

"Saat itu Mr X hanya menulis nama Joshua dan alamatnya dengan menggambar rumah. Dan pada tanggal 30 Oktober di bawa ke rumah sakit jiwa Menur Surabaya karena diduga mengalami gangguan jiwa,” terang Oktafrian, Senin (27/11/2023).

"Setelah mendapatkan perawatan Mr X tersebut kemudian kembali mengaku bernama Joshua dengan orang tuanya bernama Sahawi yang beralamat di Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi. Dan seteah dilakukan pelacakan, ternyata untuk nama Joshua dan nama orang tua dan alamat itu tidak ada,” sambungnya.

Tidak berhenti disitu, kemudian Mr X dibawa ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil guna dilakukan pengecekan sidik jari dan mata, namun ternyata juga tidak membuahkan hasil karena dimungkinkan belum melakukan E- KTP

Dari Dinas Sosial sambung Aipda Oktafrian, Mr X kemudian diserahkan ke rumah singgah tepatnya pada tanggal 20 November 2023 kemarin untuk dilakukan perawatan dan untuk mengorek jati diri yang bersangkutan.

Selanjutnya pihak rumah singgah ODGJ melakukan perawatan dan pengobatan selama 4 hari, akhirnya Mr X mengaku benama Sanusi, orang tua Sahawi dengan alamat Desa Tegalharjo Kecamatan Glenmore, Banyuwangi.

"Dari pengakuan tersebut kami membuat video yang menerangkan bahwa identitas sekaligus wajah tersebut melalui medsos sambil kita koordinasi juga dengan pihak Polsek Glenmore dan Alhamdulillah pada hari Jumat 24 November kemarin dari pihak keluarga menghubungi Polsek Glenmore setelah melihat video yang mirip dengan Sdr. Sanusi bersama seorang polisi,” lanjutnya.

Halaman :
Shares
Berita Terkait

Berita Lainnya

Index