Krisis Padi di Nagari Padang Laweh, Sijunjung, Teror dari Darat, Air, dan Udara

×

Krisis Padi di Nagari Padang Laweh, Sijunjung, Teror dari Darat, Air, dan Udara

Bagikan berita
Krisis Padi di Nagari Padang Laweh, Sijunjung, Teror dari Darat, Air, dan Udara
Krisis Padi di Nagari Padang Laweh, Sijunjung, Teror dari Darat, Air, dan Udara

KONGKRIT.COM - Petani padi di Jorong Bukit Gombak, Nagari Padang Laweh, Sijunjung, Sumatera Barat, menghadapi ancaman hama dari berbagai penjuru.

Salah seorang petani padi, Jhoni Iskandar yang di temui tim kongkrit.com pada hari Jumat, 26 Januari 2024, mengungkapkan kegelisahannya dalam menghadapi serangan hama tersebut.

Ia mengatakan, serangan hama tersebut datang dari berbagai penjuru, melalui udara, darat, dan air.

"Sekarang padi sedang diserang dari tiga penjuru, darat, air, dan udara." ungkapnya.

"Dari darat dihantam oleh kepinding, dari udara diserang oleh hama wereng dan unggas, dari air dimakan oleh siput atau keong." tambahnya.

Ia juga mengungkapkan kesulitannya menghadapi serbuan burung pipit yang sulit diusir.

"Sangat sulit rasanya menghalau burung pipit yang jumlahnya sangat banyak, bahkan tali khusus pengusir unggas tidak dihiraukan oleh burung-burung tersebut." ungkapnya.

"Ketika di kejar, burung itu malah terbang ke dalam sawah dan memakan padi, agak tipis rasanya harapan untuk mendapatkan hasil panen pada musim ini." tambahnya.

Sementara itu, Syamsiwat, petani lain, menyatakan penurunan drastis produksi padi dari yang biasanya 60 karung per tahun, sekarang hanya menghasilkan 2 karung untuk tahun ini.

"Kita hanya bisa berusaha dan berdoa. Hasilnya, itu wilayahnya Tuhan." ungkapnya pasrah.

Editor : Herawati Elnur
Bagikan

Berita Terkait
Terkini