KONGKRIT.COM – Harga sembako di Jawa Timur kembali mengalami perubahan pada hari ini, Senin (1/10/2025). Beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, seperti gas elpiji 3 kilogram, cabai keriting, dan cabai besar, sementara bawang merah, daging sapi, dan daging ayam mengalami penurunan harga. Komoditas lainnya relatif stabil tanpa perubahan signifikan.
Pemantauan harga sembako secara rutin penting bagi masyarakat untuk mengatur pengeluaran rumah tangga di tengah fluktuasi harga yang terjadi.
Sembako, yang merupakan singkatan dari sembilan bahan pokok, mencakup kebutuhan dasar seperti beras, gula pasir, minyak goreng, daging sapi dan ayam, telur, susu, bawang merah dan putih, gas elpiji, minyak tanah, serta garam. Selain itu, cabai juga menjadi bahan penting dalam kebutuhan sehari-hari.
Perubahan harga pada hari ini antara lain gas elpiji naik Rp 232 (1,18%), cabai keriting naik Rp 577 (1,25%), dan cabai besar naik Rp 756 (1,67%). Sedangkan bawang merah turun Rp 308 (0,95%), daging sapi turun Rp 678 (0,57%), dan daging ayam kampung turun Rp 1.061 (1,54%).Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perubahan Harga Sembako
Harga sembako dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain:
- Permintaan dan Penawaran: Jika permintaan meningkat tetapi pasokan tetap atau menurun, harga cenderung naik. Sebaliknya, jika pasokan melebihi permintaan, harga bisa turun.
- Cuaca dan Musim: Cuaca ekstrem, bencana alam, atau perubahan musim dapat mempengaruhi hasil pertanian, sehingga berdampak pada pasokan dan harga.
- Kebijakan Pemerintah: Kebijakan impor, subsidi, pajak, atau regulasi lainnya bisa memengaruhi harga sembako.
- Biaya Produksi dan Transportasi: Kenaikan harga bahan baku, pupuk, bahan bakar, dan upah pekerja dapat menambah biaya produksi sehingga harga jual naik.
- Nilai Tukar Mata Uang: Fluktuasi nilai tukar dapat mempengaruhi harga barang impor, termasuk bahan pokok.
- Inflasi dan Kondisi Ekonomi: Inflasi yang tinggi dan ketidakstabilan ekonomi dapat menyebabkan kenaikan harga.
- Masalah Distribusi: Gangguan rantai pasok seperti kemacetan, pemogokan, atau masalah logistik dapat menimbulkan keterlambatan pengiriman dan mengurangi pasokan.
Karena harga sembako sering berubah-ubah, diperlukan pengawasan serta kebijakan yang tepat agar pasar tetap stabil. Harga yang disebutkan merupakan harga rata-rata di wilayah Jawa Timur dan bisa berbeda di tiap pasar.
Editor : Hanny TanjungSumber : detik.com