SMPN 216, Panggil Orangtua Anak yang Mengaku Makan Darah Anak Palestina, Netizen : Yang Baju Merah Jangan Sampai Lepas

×

SMPN 216, Panggil Orangtua Anak yang Mengaku Makan Darah Anak Palestina, Netizen : Yang Baju Merah Jangan Sampai Lepas

Bagikan berita
SMPN 216, Panggil Orangtua Anak yang Mengaku Makan Darah Anak Palestina, Netizen : Yang Baju Merah Jangan Sampai Lepas
SMPN 216, Panggil Orangtua Anak yang Mengaku Makan Darah Anak Palestina, Netizen : Yang Baju Merah Jangan Sampai Lepas

KONGKRIT.COM - SMPN 216 Baru-baru ini, menindak lanjuti candaan yang dilontarkan 5 orang remaja di media sosial tentang genosida di Palestina

Klarifikasi sekolah ini dibagikan ulang di akun Instagram indo_psikologi pada tanggal 11 Juni 2024.

Dalam unggahan tersebut, dijelaskan bahwa kelima remaja tersebut membuat lelucon tentang makan darah dan daging anak Palestina di luar jam sekolah pada hari Minggu siang, 9 Juni 2024, setelah mereka pulang dari tempat ibadah dan makan di restoran cepat saji.

Berikut adalah poin klarifikasi dari pihak SMPN 216

  1. Kejadian tersebut terjadi diluar jam sekolah pada hari Minggu siang 9 juni 2024, setelah mereka pulang dari tempat ibadah dan makan siang di resto cepat saji.
  2. 4 orang yang berada dalam video tersebut bukan peserta didik SMPN 216 Jakarta
  3. Yang memvideokan dan memposting serta pemilik akun instastory tersebut berupakan peserta didik kelas 9 SMPN 216 Jakarta yang juga teman dari mereka.
  4. Setelah mendalami perihal video yang sudah beredar kami dari pihak sekolah sangat menyayangkan dan mengecam perilaku dalam video tersebut
  5. Kami pihak sekolah sudah memanggil yang bersangkutan beserta orantua dan mendesak yang bersangkutan untuk membuat klarifikasi dan permintaan maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan atas perbuatan yang dilakukan
  6. Kami pihak sekolah selaku mengajarkn dan menjunjung tinggi sikapr toleransi

Menanggapi postingan tersebut, beberapa netizen memberikan komentar-komentar pada postingan tersebut, @urfavoritbae__"Padahal sekolah unggulan dan favorit, tapi anak didiknya begini! Bikin malu nama sekolah, mendingan DP daripada reputasi sekolah hancur." katanya

@darajati.esky"Itu kan total 5. Yang 4 lagi gak dikasih apa-apa? Yang 4 lainnya sekolah dimana? Kejar, harus didik juga mereka. Heran deh gak punya kemanusiaan."

@plain_as_vanilla "Yang baju merah jangan sampai lepaaaas."

Peristiwa ini mengundang reaksi dari berbagai pihak, baik dari masyarakat maupun pihak terkait di lingkungan sekolah.

Hal ini menunjukkan pentingnya pendidikan tentang toleransi dan penghargaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan dalam lingkungan pendidikan.

Editor : Devi Irmayani Saiser
Sumber : Dilansir dari Berbagai Sumber
Bagikan

Berita Terkait
Terkini